Blogger Hibah Sejuta Buku fase keempat dengan tujuan Aceh, sudah berakhir sejak bulan agustus lalu. Alhamdulilah, antusiasme teman-teman donatur juga volunteer di beberapa kota kembali mewarnai BHSB. Awalnya, kami sempat was-was, karena BHSB fase keempat ini agak sepi berbanding fase sebelumnya yang ke Manusela. Sepi dalam artian tidak begitu banyak teman-teman blogger yang ikut memposting di blognya mengenai tujuan BHSB fase keempat. Hanya ada ada beberapa jurnal yang ditulis oleh Aulia Fitri, RZ Hakim juga Anazkia.

Tapi alhamdulilah, Allah menolong kami dengan banyak cara. Diawali kiriman uang dari seorang teman, Lalu Abdul Fatah seorang penulis yang kerap kali melakukan perjalanan, juga dilanjut dengan Mbak Ilyani Sudrajat teman kompasianer yang kembali mengirimkan uangnya. Komunitas KAMPRET (Kompasianer hobi jepret) yang mengadakan penggalangan dana dalam kopdar pertamanya. Hasil penjualan dari event Pesan Dalam Botol Untuk Pendidikan yang dilakukan oleh teman-teman di Jember juga kembali sumbangan dari seorang blogger yang bermukim di Prancis, Mbak Helene.

Satu persatu, kabar pengiriman bukupun mulai kami terima. Kabar dari volunteer Semarang, Mas Slamet dan Citra yang mulai mendapat buku dari donatur. Mbak Lusiana, seorang blogger yang bermukim di Pekanbaru yang langsung merespon timeline di twitter ketika kami bertanya mengenai buku pelajaran untuk anak-anak SD.  Mbak Reni, yang mengirimkan buku dari Kediri, Citra Mardiati dari Medan yang mengirimkan buku langsung ke Aceh. Mbak Helen, juga mengirimkan buku melalui toko buku online langganannya, Mbak Marcia Diandra dari Jakarta. Kali ini, Mbak Melanie Subono juga kembali mengirimkan ratusan buku dan majalah.  Tak lupa, adalah komunitas Sekolah Kehidupan yang juga ikut menyumbangkan buku pada BHSB fase keempat ini. Saat menjelang penutupan deadline, toko buku Halaman Moeka juga mengirimkan buku. Teman-teman Bertuah di Pekanbaru juga teman-teman di Bukittinggi.

Tak hanya nama-nama di atas, ada beberapa nama yang kami tak bisa sebut satu persatu, para donatur yang mengirimkan bukunya langsung ke tangan teman-teman volunteer di beberapa kota.

BHSB fase keempat, agak lain dari fase-fase sebelumnya di mana kami menuju 3 buah sekolah yang berada di Aceh. Selain itu, setelah berkoordinasi dengan teman-teman di Aceh, buku tak hanya akan disumbangkan ke tiga sekolah tersebut, tapi juga beberapa tempat lain. Sebuah evaluasi buat kami nantinya, untuk tidak menuju ke satu titik saja. Tapi, satu nama kota kemudian buku-buku yang sudah terkumpul kelak nantinya akan disalurkan ke beberapa wilayah yang terjangkau.

21 oktober esok, Insya Allah buku dari Jakarta akan dikirim ke Aceh melalui jalur transportasi darat. Terimakasih buat teman-teman di Jakarta. Mbak Yuli, Mas Isman, Mas Harie, Mbak Irwanti, juga Mas Trie atas kerja samanya.

Harapan kami, semoga kembali akan ada fase-fase lainnya dalam BHSB tak hanya terhenti, sampai di sini.

Menunggu laporan esok dari teman-teman di Jakarta :) semoga semuanya dimudahkan. Aamiin…

Written by Hibah Buku

@HibahBuku | #HibahBuku adalah gerakan solidaritas pengumpulan buku lalu menyalurkannya kepada sadara-saudari kita di Nusantara

This article has 1 comment

  1. Harmain Hamran Reply

    semangat dan tetap berusaha. saya sangat apresiasi kegiatan teman-teman dalam membantu literasi masyarakat terpencil.

    sejujurnya saya membutuhkan bantuan saudara-saudara untuk membantu literasi masyarakat adat Wana, kabupaten morowali Utara, Sulawesi Tengah. masyarakat adat wana merupakan suku yang mendiami hutan lindung kabupaten morowali utara dan sangat membutuhkan bantuan buku untuk membantu literasi. daerah suku adat wana yang tempatnya terisolir, membuat para relawan yang mendirikan sekolah Lipu (sekolah rakyat)untuk membantu baca tulis masyarakat.
    harapan besar saya, semoga kalian bisa membantu saya dalam membangun literasi disana.
    salam hangat
    Harmain Hamran
    hub: 085796263932
    harmainisme@gmail.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *