Hibah Sejuta Buku ala Blogger Fase Ketiga tentunya berawal dari fase pertama maupun fase kedua. Awalnya tanpa ada rencana untuk berfase-fase ataupun bertahap-tahap dalam penyebutan. Tetapi karena jarak yang pertama dengan kedua cukup jauh, maka terucap begitu saja penyebutan Fase Kedua. Dan hal ini bukanlah suatu masalah. Karena yang diinginkan adalah meningkatnya rasa berbagi dan peduli dengan sesama, khususnya dalam pemberian buku yang berisi ilmu. Lebih luasnya adalah “membagi ilmu untuk semua”.

Berawal dari Nanlimo a.k.a Datuk Bertuah a.k.a Prima Wahyudi yang sering dipanggil Emo, seorang blogger dari Komunitas Blogger Bertuah Pekanbaru yang melihat buku di tempat kos-kosannya yang banyak dan mencoba untuk memanfaatkannya kepada yang lain. Berdasarkan sebuah pituah (petuah) yang berbunyi “Pemberian yang paling berharga adalah memberikan benda yang paling disayangi atau dicintai”, mulailah Emo menggalang usaha untuk mengumpulkan buku dalam rangka Hibah Sejuta Buku Ala Blogger. Target pengiriman pertama adalah sebuah desa di Kabupaten Meranti yang beribukota Selat Panjang, Propinsi Riau yang sekaligus merupakan desa dimana Emo mengabdi sebagai seorang mahasiswa yang ikut dalam program Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau. Kondisi anak-anak sekolah desa yang membutuhkan buku, bertemu dengan kondisi Emo yang bingung menghadapi buku di tempat kos-nya. Suatu kondisi yang cucok marcucok bowww… bagaikan pertemuan bunga dengan kumbangnya. Begitulah awalnya.

Artikel Emo dapat dibaca di : Hibah Sejuta Buku ala Blogger 13 November 2009 Saya yakin gerakan ini bak bola salju. [Emo]

Usaha Emo ini tidak sia-sia, Hibah Sejuta Buku ala Blogger dilanjutkan oleh Anazkia (www.anazkia.com) pada artikel : Blogger Hibah Sejuta Buku Fase Kedua 13 Oktober 2011

Buku adalah harta berharga buat kita, tapi ketika diberikan kepada yang membutuhkan semoga buku ini lebih bermanfaat. [anazkia]

Dua tahun selisih waktu dari fase pertama ke fase kedua, ternyata tidak menyurutkan minat para blogger untuk tetap berbagi. Terbukti dengan terkumpulnya lebih dari seribu buku yang dikirimkan ke Papua sebagai target lokasi fase kedua, dan ini jumlah lebih banyak daripada fase pertama (walau tak sempat dihitung jumlah tepatnya).

Seperti yang kusarankan, sistem pengiriman buku fase kedua berbeda dengan fase pertama. Ketika fase pertama, semua buku dikirimkan ke Pekanbaru (rumah kos Emo dan Sekretariat Blogger Bertuah), maka pada fase kedua buku dikirim ke koordinator wilayah dengan maksud :

  1. agar ongkos kirim yang ditanggung oleh penyumbang buku lebih murah ke koordinatornya masing-masing.
  2. agar semua blogger daerah lain ikut serta berpartisipasi.
  3. agar semua blogger bergerak untuk kegiatan ini.
  4. agar kegiatan ini menjadi lebih tepat penamaannya yaitu Hibah Buku ala Blogger. Semua Blogger Bergerak [SBB]/[SeBloGer].

Hibah Sejuta Buku ala Blogger Fase Ketiga

Untuk fase ketiga, sistem pengiriman seperti fase kedua diberlakukan kembali. Setiap penyumbang ataupun penghibah buku mengirimkan buku hibahnya ke alamat koordinator yang terdekat dan termurah. Siapapun yang bersedia menjadi koordinator yang berarti bersedia menerima pengiriman buku dari blogger sekitarnya, kemudian melanjutkan pengiriman ke Jakarta (direncanakan).

Target Lokasi Hibah Sejuta Buku ala Blogger Fase Ketiga SD YPPK Manusela Seram Utara – Maluku Sekolah Dasar YPPK Manusela memiliki sekitar 60 murid dengan 6 ruang kelas. Di sekolah ini, hanya ada tiga guru. Namun, hanya seorang saja di tempat mengajar. Yaitu, Yuli Lilihata yang biasa dipanggil oleh anak-anak dengan sebutan Mama Yuli. Mama Yuli ini bukan PNS, beliau hanya guru honorer yang tak bergaji. Beliau selalu beranggapan, “kalau bukan kita, siapa lagi yang mau mengajar di SD terpencil seperti ini?” http://www.facebook.com/groups/hibahbuku/doc/356979457663761/

Kondisi sekolah dapat juga dibaca di : Sekolah Laskar Pelangi Di Kaki Gunung Binaya http://arumbai.org/2011/12/31/sekolah-laskar-pelangi-di-kaki-gunung-binaya/

Tagline : (Hasil kopas dari pembicaraan di grup)

“Satu Blogger Satu Buku”

“Satu Blogger Satu Buku, Untuk Maluku”

“sejuta buku,sejuta cinta untuk maluku”

“Satu Cinta untuk Maluku, Satu cinta untuk Indonesia”

“Sejuta buku untuk maluku, sejuta cinta untuk indonesia”

ayo dipilih… dipilih… dipilih… tagline ini bukan suatu keharusan, hanya sebagai penyemangat untuk berbagi.

Proses Hibah Sejuta Buku :

Blogger mengirim ke kordinator yang terdekat dan termurah. Untuk blogger yang dekat dengan target lokasi (wilayah Indonesia Timur), dapat mengumpulkannya ke koordinator Ambon. Intinya adalah “cari biaya termurah untuk menyalurkan buku hibah tersebut”. Buku yang terkumpul di masing-masing koordinator akan disalurkan ke Jakarta (rencana ditempat ROE SALAMPESSY). Koordinator Indonesia Timur dapat menyalurkannya langsung ke koordinator Ambon. Intinya tetap sama “cari biaya kirim yang termurah”. Jika bisa nitip, ya numpang nitip.

Jangka Waktu Penerimaan Hibah Buku :

1 Februari s/d 30 April 2012

Jenis Buku Hibah :

Sebenarnya semua buku itu bermanfaat, apapun buku yang dihibahkan tidak masalah asal tidak bersinggungan dengan SARA, pornografi, kekerasan dan hal negatif lainnya. Buku Hibah ini akan disalurkan ke sebuah sekolah dasar, jadi kira-kira buku yang cocok untuk anak SD maupun setingkat SMP, maupun buku umum lainnya.

Alamat Koordinator Hibah Sejuta Buku ala Blogger Fase Ketiga :

DWINA
Sekretariat Blogger Bertuah
Jl. Sakinah I no. 2A
Tangkerang Utara
Pekanbaru – Riau
hp. 07614880884

MARYO SANJAYA
Sekretariat Bappeda Kota Pekanbaru
Kantor Walikota Pekanbaru
Jl. Sudirman
Pekanbaru – Riau
085271464472

Bukittinggi dan sekitarnya
Jaza Aufayani 
Jalan Proma 1 no 03
kelurahan belakang balok,
kecamatan aur birugo tigo baleh,
kota bukittinggi 26136

Harie Sulistyono
sekolah : SDIT AL FIDAA Jl. damai no 8
papan mas blok F Tambun bekasi
jawa barat 17510
Hape, 085710013667

Jakarta : Roe Salampessy
Jl. Tebet Dalam 4, nomor 31 A.
Kel. Tebet Barat RT.12/RW.01.
Jakarta Selatan-12810.
Hape, 085716061556

Ambon :Jln. Jenderal Sudirman,
Galunggung Samping SMA 11 Ambon,
Lorong SD 64. No. 6. RT 06/006
Kode Pos 97128
(Cp. Afrianti Mahulette, Akbar Marasabessy) / anggota arumbai lainnya.

Semarang, Slamet Riyadi
Jl. Pasarsari RT 3 RW 3
Gunungpati 50225
Semarang-Jateng

Bogor dan sekitarnya
Erikasman Gafar 
PT Yudhistira Ghalia Indonesia
Jaln. Rancamaya KM.1 No 47Warung Nangka
Ciawi-Bogor
16720

Kediri, Jatim Agustin Wilujeng
Jl. Letjen Suprapto No. 58
Kediri 64124
Hape, 08819252376

SULAWESI DAN SEKITARNYA
YUNIAR SAKINAH WALIULU (UNHY)
Kompleks Wesabbe Depan Pintu 2 Unhas
Blok C No.49, Makassar-90245.
Hp. 0852 4327 8256

JOGJAKARTA DAN SEKITARNYA 
ANTOK SURYADEN
Jogloabang Desa Gombang, Tirtoadi, Mlati,
Sleman – Yogyakarta 55223
Hp. 081 227 320 63

KALIMANTAN DAN SEKITARNYA
RIFQI 
SMAN 1 Bakumpai Jl.Atak Iberansyah
Desa Lepasan – Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala
Kalimantan Selatan 70512
hp. 0819 53560008.

Bandung dan sekitarnya Rio Pratomo
Masjid Syamsul ‘Ulum IT Telkom
Jalan Telekomunikasi
Dayeuh Kolot-Bandung
Jabar 40257
085721434775

Bagi yang bersedia menyumbangkan dalam bentuk uang dapat disalurkan melalui :

BANK MANDIRI cabang Bintaro atas nama : Rachmawati nomor rekening : 128-00-0578580-0

BCA KCU Green Garden atas nama : Helmi Budi Prasetyo nomor rekening : 253 1201 606

CIMB Bank Cabang Kajang atas nama : Bahaudin nomor rekening : 12190082793520

Untuk bertanya dan hal lainnya, silahkan bergabung dan berkomenar di facebook grup : Blogger Hibah Sejuta Buku, atau di kotak komentar di bawah postingan ini dengan mencantumkan email atau user fb. Dengan berbagi, kita akan mendapatkan ilmu lebih banyak.

Laporan Hibah Sejuta Buku ala Blogger : Target lokasi Desa Tanjung Samak Kecamatan Rangsang Kabupaten Meranti Propinsi Riau.

BLOGGER BERTUAH PEKANBARU SUMBANGKAN BUKU KE MASYARAKAT TANJUNG SAMAK

Laporan hibah sejuta buku ala blogger fase kedua, target lokasi Fakfak-Papua Barat. Laporan akhir blogger hibah sejuta buku

Kami tidak saling kenal sebelumnya, kami tidak tahu pada awalnya, tapi dari program ini, sebagian dari kami (kita, saya dan Anda teman-teman blogger juga netter) bahu membahu mengumpulkan buku, mengirimkannya yang kelak nanti akan dikirim ke Papua. Ketika sejuta buku tak terkumpul, maka ada harapan berjuta yang tak akan tumpul. Insya Allah… [Anazkia : Hibah Sejuta Buku ala Blogger Fase Ketiga]

Postingan ini dimunculkan lebih awal dari rencananya karena bertepatan dengan Ulang Tahun Dwina Sang Bintang Air, 4 Februari 2012.

Disalin dari jurnal Bang Atta, Hibah Sejuta Buku Ala Blogger Fase Ketiga

Written by Hibah Buku

@HibahBuku | #HibahBuku adalah gerakan solidaritas pengumpulan buku lalu menyalurkannya kepada sadara-saudari kita di Nusantara

This article has 1 comment

  1. SYAHMANA DAMANIK Reply

    Mencari Donor Untuk Pendirian TBM_ASAHAN (Perpustakaan Umum Gratis)

    Aku memegang kegiatan sosial dengan teman-teman dengan rencana pembangunan Perpustakaan Umum Gratis di Simpang IV Desa Rahuning I, Kec. Rahuning,Kabupaten Asahan, Prop. Sumaetra Utara _ Indonesia.

    Target pengunjung perpustakaan ini berarti untuk sumber pengetahuan bagi masyarakat dan anak-anak sekolah baik PAUD, TK, SD, SMP, SMA, MAHASISWA Dan yang lainna. Dan kita juga sudah menyiapkan tempat, tepatnya di rumah kita sendiri.

    Saya bersedia dan tulus untuk menempatkan perpustakaan ini. Saat ini kami sedang dalam tahap persiapan awal kira-kira membutuhkan dana tambahan sekitar 50 -175.000.000. Untuk membeli buku pelajaran dan sarana-prasarana. Kami juga menerima buku bentuk donor bekas yang masih layak.

    Melalui media ini, kami ingin mengetuk hati kesediaan Bapak / Ibu sekalian jika ada bersedia untuk menjadi sponsor atau untuk berbagi informasi di mana kita dapat mengajukan permohonan untuk sumbangan.

    Terima kasih atas perhatiannya

    Pengelola

    Sada HP. 0813 2433 8316
    tbm_asahan@rocketmail.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *