Nanlimo

Prima Wahyudi, atau di dunia maya lebih dikenali sebagai Nanlimo Datuk Bertuah yang biasa dipanggil, Emo. Dialah yang pertama kali mencetuskan gerakan blogger hibah sejuta buku ini. Anggota blogger bertuah, kelahiran Riau-Pekanbaru ini menghabiskan waktu pendidikannya di kota Riau. SD sampai SMA di Benai kabupaten Kuansing-Riau.

Ia menyelesaikan belajarnya di salah satu perguruan tinggi di Riau, tepatnya universitas Riau, Fakultas Pertanian, program studi Ilmu Tanah, yang mana sekarang program tersebut sudah tidak ada lagi. Selama masa KKN untuk menyelesaikan kuliahnya, ia mengambil tempat di pedalaman Riau, tepatnya kepulauan Meranti. Dari kepulauan itulah, ketika ia pulang berniat ingin menyumbangkan buku-buku yang ada.

Karena merasa pemberian sendiri tidak banyak, maka ia mulai melobi beberapa teman-temannya juga menghubungi teman-teman komunitasnya. Dari sinilah  gerakan blogger hibah sejuta buku dimulai. Gerakan online, begitulah menurut ilmu yang ia dapatkan.

Kiriman buku dari teman-teman blogger di beberapa daerah mulai memenuhi kosannya. Bahkan, dua teman blogger Indoensia yang bermukim di Malaysia pun ikut menyumbang ketika itu. Tahun 2011, Emo bersama dengan tiga orang teman blogger lainnya kembali datang ke kepulauan Meranti untuk mengantarkan berkardus-kardus buku hasil dari sumbangan teman-teman.

Kini, meski Emo tak lagi aktif secara langsung dalam BHSB lanjutan, tapi ia berharap gerakan blogger hibah sejuta buku semakin meluas di seluruh penjuru Indonesia.

Kopdaran sekaligus mengantar buku

Written by Hibah Buku

@HibahBuku | #HibahBuku adalah gerakan solidaritas pengumpulan buku lalu menyalurkannya kepada sadara-saudari kita di Nusantara

This article has 1 comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *