Alhamdulillah setelah Blogger Hibah Sejuta Buku Fase Kedua selesai (laporannya disini) dan semua buku telah dikirimkan ke Fakfak Papua, kini bagi blogger yang ingin berbagi buku bisa mengikuti Blogger Hibah Sejuta Buku Fase Ketiga!!! Yuk berbagi buku untuk anak-anak SD YPPK Manusela Seram Utara, Maluku. Terima kasih yang sebelumnya sudah menghibahkan bukunya, kalau yang belum berkesempatan fase kemarin, INILAH SAATNYA untuk BERBAGI!!!
Tulisan dibawah ini saya Copas langsung dari Blog Mbak Anazkia. Sudah lama saya izin buat copas kalau ada woro-woro Blogger Hibah Sejuta Buku Fase Ketiga 😀
Dulu, ketika saya kecil, buku adalah sesuatu yang sangat berharga dan ianya sangat sulit saya dapatkan. Sekarang, alhamdulilah meski saya belum mampu membeli 1000 buku, tapi yah masih mampulah membeli satu-satu. Bahkan, terkadang yang sudah dibeli pun tak sempat lagi untuk dibaca #jujurbanget. Yah, mungkin sebagian dari teman-teman juga pernah merasakan hal yang sama, sulit untuk mendapatkan buku bacaan, juga kekurangan bahan bacaan, tapi sekarang justru kelebihan bahan baca, atau bahkan tak sempat membaca. Padahal, di belahan Indonesia lainnya masih banyak dari teman-teman kecil kita tak punya bahan untuk dibaca, tak ada pula buku yang untuk dibaca.
Ngomongin buku, temen-temen masih inget, kan, dengan blogger hibah sejuta buku yang diadakan akhir tahun lalu? Keterangan lengkapnya, ada pada jurnal ini. Di mana program hibah sejuta buku ini adalah melanjutkan program dari tahun 2009 sebelumnya yang digalang oleh temen-temen blogger bertuah. Tahun 2009, tujuan pengumpulan buku adalah ke sebuah pedalaman daerah kepulauan Meranti-Riau. Laporan lengkap pengiriman ke daerah Meranti ada padajurnal ini.
Kemudian, dilanjut kepada blogger hibah sejuta buku fase kedua dengan tujuan Papua. Alhamdulilah, terkumpul lebih banyak buku, kerja sama dari teman-teman blogger di seluruh Indonesia. Insya Allah, amanah teman-teman akan dikirim ke Papua pada akhir bulan februari. Keterangan lengkap tentang laporan akhir hibah sejuta buku ada dijurnal ini.
Nah, kali ini, untuk fase ketiga kami kembali membuka lapak, buat teman-teman yang ingin menyumbangkan bukunya baik buku baru maupun bekas (yang masih layak baca) Kali ini, kami juga masih sama menerima jenis bukunya, yaitu untuk kategori anak-anak. Ke mana buku tersebut akan disumbangkan? Insya Allah, kami akan menghibahkan buku-buku tersebut ke Maluku, ke sebuah Sekolah Dasar, SD YPPK Manusela, Seram Utara.
Sedikit gambaran tentang SD tersebut, SD YPPK Manusela adalah sebuah sekolah dasar yang memiliki 60 murid dengan enam ruangan. Sayangnya, dari banyaknya ruangan yang ada, hanya ada tiga pengajar yang tersedia. Itupun yang berada di tempat mengajar hanya seorang guru saja. Yuli Lilihata, atau sering dipanggil anak-anak dengan panggilan Mama Yuli, beliau berjuang seorang diri ketika ketiadaan guru. beliau bukan seorang PNS, tapi prinsip beliau untuk terus mengajar dan berpikir kalau bukan dirinya siapa lagi membuatnya pantang menyerah mengajar seorang diri dengan 6 ruang kelas. LUAR BIASA!
Meskipun memiliki 6 ruang kelas, jangan bayangkan kalau kelasnya bagus serupa sekolah-sekolah di kota. ia sebuah sekolah, dengan lantai dari tanah yang ditaburi kerikil, dengan daun jendela yang terbuka begitu saja. Itulah sedikit gambaran SD YPPK Manusela.
Adapun cara pengiriman buku masih sama dengan tahun sebelumnya. Kami ada beberapa perwakilan volunteer di beberapa kota yang tersebar di Indonesia. Teman-teman silakan pilih mana yang terdekat dengan tempat tinggal teman-teman. Kalau ada teman-teman di luar negeri yang ingin bergabung, silakan bergabung, kami terima dengan senang hati. Selain buku bacaan, kami juga menerima pengiriman buku tulis. Kalau ada yang ingin menyumbang dalam bentu materi, pun kami terima dengan senang hati. Bedanya, kami menerima sumbangan dalam bentuk uang setelah akhir dari pengumpulan buku. Karena untuk biaya pengiriman dari masing-masing volunteer ke pusat.
Foto-foto di atas selain dokumentasi dari Arumbai adalah dokumentasi milik Oca, salah satu peserta ACI (Aku Cinta Indonesia)

Satu blogger satu buku
Dalam blogger hibah sejuta buku
Mari berbagi buku
Untuk Maluku
Alamat teman-teman volunteer ada di bawah ini. Batas pengumpulan buku adalah sejak awal februari 2012 sampai akhir april 2012.
DWINA
Sekretariat Blogger Bertuah
Jl. Sakinah I no. 2A
Tangkerang Utara
Pekanbaru – Riau
hp. 07614880884MARYO SANJAYA
Sekretariat Bappeda Kota Pekanbaru
Kantor Walikota Pekanbaru
Jl. Sudirman
Pekanbaru – Riau
085271464472Bukittinggi dan sekitarnya
Jaza Aufayani 
Jalan Proma 1 no 03
kelurahan belakang balok,
kecamatan aur birugo tigo baleh,
kota bukittinggi 26136

Harie Sulistyono
sekolah : SDIT AL FIDAA Jl. damai no 8
papan mas blok F Tambun bekasi
jawa barat 17510
Hape, 085710013667

Jakarta : Roe Salampessy
Jl. Tebet Dalam 4, nomor 31 A.
Kel. Tebet Barat RT.12/RW.01.
Jakarta Selatan-12810.
Hape, 085716061556

Ambon :Jln. Jenderal Sudirman,
Galunggung Samping SMA 11 Ambon,
Lorong SD 64. No. 6. RT 06/006
Kode Pos 97128
(Cp. Afrianti Mahulette, Akbar Marasabessy) / anggota arumbai lainnya.

Semarang, Slamet Riyadi
Jl. Pasarsari RT 3 RW 3
Gunungpati 50225
Semarang-Jateng

Bogor dan sekitarnya
Erikasman Gafar 
PT Yudhistira Ghalia Indonesia
Jaln. Rancamaya KM.1 No 47Warung Nangka
Ciawi-Bogor
16720

Kediri, Jatim Agustin Wilujeng
Jl. Letjen Suprapto No. 58
Kediri 64124
Hape, 08819252376

SULAWESI DAN SEKITARNYA
YUNIAR SAKINAH WALIULU (UNHY)
Kompleks Wesabbe Depan Pintu 2 Unhas
Blok C No.49, Makassar-90245.
Hp. 0852 4327 8256

JOGJAKARTA DAN SEKITARNYA 
ANTOK SURYADEN
Jogloabang Desa Gombang, Tirtoadi, Mlati,
Sleman – Yogyakarta 55223
Hp. 081 227 320 63

KALIMANTAN DAN SEKITARNYA
RIFQI 
SMAN 1 Bakumpai Jl.Atak Iberansyah
Desa Lepasan – Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala
Kalimantan Selatan 70512
hp. 0819 53560008.

Bandung dan sekitarnya Rio Pratomo
Masjid Syamsul ‘Ulum IT Telkom
Jalan Telekomunikasi
Dayeuh Kolot-Bandung
Jabar 40257
085721434775

Disalin dari jurnalnya Mas Rian 

Written by Hibah Buku

@HibahBuku | #HibahBuku adalah gerakan solidaritas pengumpulan buku lalu menyalurkannya kepada sadara-saudari kita di Nusantara

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *